cara pemasangan buis beton ,buis beton,saluran air

4 Panduan Cara Pemasangan Saluran Air Buis Beton Sesuai Prosedur!

Cara pemasangan buis beton untuk saluran air

Cara pemasangan buis beton harus dilakukan sesuai prosedur agar bisa berfungsi sesuai dengan yang Anda harapkan.

Meskipun terlihat hanya sekedar menyusun lingkaran-lingkaran beton, pemasangan buis beton tidak bisa dilakukan sembarangan. Pemasangan buis beton terutama untuk kebutuhan saluran irigasi atau gorong gorong harus diperhitungkan dengan baik.

Tujuannya supaya buis beton tidak pecah ketika dipasang, kemudian aliran air juga bisa lewat dengan lancar, serta tidak mengganggu fungsi dari lokasi di sekitarnya.

Pada artikel ini kita akan membahas tentang cara pemasangan buis beton sesuai dengan prosedur yang baik dan benar. Sehingga proyek pembangunan bisa berjalan dengan lancar dan sesuai tepat waktu.

Spesifikasi Teknis Buis Beton

Buis beton memiliki berbagai ukuran serta fungsi yang berbeda-beda. Namun, yang perlu Anda perhatikan tidak hanya ukuran dan fungsinya saja. Anda juga perlu mengetahui spesifikasi teknisnya ketika ingin membeli buis beton.

Sama seperti material beton precast lainnya, buis beton juga memiliki spesifikasi teknis. Spesifikasi teknis ini berfungsi sebagai standar kualitas buis beton. Buis beton yang dibuat sesuai standar yang telah ditentukan, tentunya akan lebih kuat dan tahan lama.

Metode Produksi : Cetak kering (Dry Cast)
Mutu Beton : Min. 350 setelah proses spinning Min. K-550
Baja Tulangan :
– Cold Rolled Deformed Wire (CRDW)
– Tegangan Leleh > 4500 kg/cm2
– Tegangan Tarik > 5000 kg/cm2
Sistem Joint : Socket Spigot dengan mortar semen/Rubber Ring
Panjang Efektif : 2440 mm

Salah memilih kualitas buis beton bisa beresiko terjadi pecah ketika proses pemasangan dan mudah terkikis ketika terkena air hujan.

Metode Handling Buis Beton

Setelah Anda membeli buis beton, selanjutnya produsen akan mengirim buis beton dari pabrik menuju lokasi yang telah Anda tentukan. Jika proyek yang Anda bangun cukup besar misalnya pembuatan jembatan, Anda juga harus memastikan bahwa lokasi proyek Anda bisa diakses kendaraan yang akan mengantar buis beton tersebut.

Namun, sebelum melanjutkan pada proses pemasangan buis beton. Anda juga perlu memikirkan bagaimana cara memindahkan atau mengangkat buis beton pada saat pemasangan nanti.

Mengingat buis beton memiliki bobot yang tidak ringan dan rawan pecah jika Anda tidak hati-hati. Semakin besar ukuran buis beton, maka semakin berat pula bobot buis beton tersebut.

Berikut ini adalah beberapa metode handling atau pemindahan buis beton yang bisa Anda lakukan.

  1. Metode pemindahan buis beton yang pertama bisa Anda lakukan menggunakan alat berat seperti crane, forklift, excavator, dan sebagainya.
  2. Metode pemindahan buis beton yang kedua menggunakan perlengkapan sederhana seperti chain block, lever block, hand pallet, dan sebagainya.
  3. Terakhir, Anda bisa memindahkan buis beton secara manual dengan menggelindingkan buis beton tersebut. Cara ini dianggap jauh lebih aman dibandingkan dengan melakukan pengangkatan oleh tenaga manusia. Namun, jika Anda ingin menggunakan metode manual, perhatikan jalur yang dilewati sudah benar benar aman. Pastikan juga kemiringan jalur yang dilewati, jangan sampai menggunakan jalur yang terlalu curam karena buis beton bisa menggelinding terlalu cepat.

Baca juga: Tidak Sulit! Ini Dia Cara Membuat Septic Tank dengan Buis Beton anti Penuh

Cara Pemasangan Gorong Gorong Buis Beton

Tumpukan buis beton untuk gorong-gorong

1. Persiapan Pemasangan Buis Beton

Metode pelaksanaan pemasangan buis beton dimulai dengan tahap persiapan. Pada tahap ini Anda harus melakukan survei lokasi dan membuat gambar pemasangan buis beton. Melalui gambar tersebut, Anda akan mengetahui ukuran awal dari semua rencana pengerjaan pemasangan buis beton.

Anda perlu melakukan dua macam pengukuran ketika proses persiapan pemasangan buis beton, yaitu pengukuran longitudinal dan pengukuran cross section.

Setelah semua ukuran tersebut didapatkan, berikutnya Anda juga harus menentukan dimana lokasi yang tepat untuk meletakkan material, menyimpan peralatan dan juga tempat istirahat untuk para pekerja.

Hal ini untuk memudahkan Anda memindahkan material saat pemasangan dan juga agar material yang belum dipasang tidak mengganggu proses pengerjaan lainnya. Sembarangan meletakkan material juga bisa mengganggu lalu lintas jika pembangunan Anda dilakukan di sepanjang jalan yang ramai dilewati.

2. Penggalian Tanah Lokasi Cara Pemasangan Buis Beton

Setelah semua proses persiapan selesai, mulai dari tata letak dan juga gambar pemasangan buis beton. Proses berikutnya adalah mulai melakukan penggalian tanah di lokasi yang sudah ditentukan.

Proses penggalian bisa Anda lakukan dengan dua cara, yaitu menggunakan mesin seperti excavator atau menggunakan cara manual. Proses penggalian manual dilakukan oleh pekerja menggunakan sekop, cangkul, linggis, dan sebagainya. Jangan lupa untuk menyesuaikan kemiringan galian sesuai dengan elevasi cross section.

Kesalahan dalam proses penggalian bisa menyebabkan fungsi gorong gorong terganggu, misalnya air tidak dapat mengalir dengan lancar atau bahkan bisa menimbulkan genangan.

Baca juga: 3 Jenis Gorong Gorong Lengkap Beserta Ukuran dan Harganya

3. Proses Pemasangan Buis Beton

Tahap pemasangan gorong gorong kemudian dilanjutkan dengan meletakkan dan menyusun buis beton pada lubang galian.

Seperti yang sudah kita bahas sebelumnya, Anda bisa menggunakan berbagai metode untuk memindahkan material buis beton. Gunakan cara yang menurut Anda paling mudah dan mungkin untuk dilakukan pada proyek Anda.

Pada proses pemasangan, buis beton diletakkan berjajar kemudian saling disambung satu dengan lainnya. Penyambungan bisa Anda lakukan dengan cara di las menggunakan plat penyambung. Setelah itu sambungan perlu di nat menggunakan semen agar lebih kuat.

4. Finishing setelah Buis Beton Terpasang

Tahap terakhir dari metode pemasangan buis beton yaitu tahap finishing.

Setelah semua buis beton terpasang dan tersusun dengan baik, berikutnya Anda harus melakukan pengurugan pada sisi buis beton. Hal ini bertujuan agar saluran air yang sudah terpasang tersebut tidak bergeser.

Proses pengurugan juga harus dilakukan secara hati hati, karena tekanan tanah urugan yang terlalu kuat bisa membuat buis beton bergeser dari posisinya.

Setelah semua prosesnya selesai, jangan lupa untuk membersihkan lokasi proyek dari sisa galian atau material proyek yang tidak digunakan. Sehingga tidak mengganggu lalu lintas atau fasilitas lain di lokasi tersebut.

Rencanakan Pemasangan Buis Beton dengan Baik!

Itulah panduan pemasangan buis beton yang perlu Anda ketahui. Sekarang Anda bisa memilih kualitas buis beton yang baik untuk proyek Anda dan membuat perencanaan untuk proses pemasangan buis beton. Perencanaan yang baik akan membuat proyek Anda berjalan dengan lancar dan selesai tepat waktu.

Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai akhir, semoga informasinya bermanfaat.

Artikel Terbaru

Kategori

cara pemasangan buis beton ,buis beton,saluran air

Article